June 25, 2021

KELILINGKOTA

The world is yours to explore

Perjalanan pendakian ke Penanggungan via Jolotundo

Perjalanan pendakian ke Penanggungan via Jolotundo

Perjalanan pendakian ke Penanggungan via Jolotundo
Gunung penanggungan

Perjalanan pendakian ke Penanggungan via Jolotundo Halo gaiiss, Kali ini kita akan membahas tentang perjalanan pendakian ke gunung Penanggungan melalui jalur Jolotundo, pada saat liburan akhir tahun ini paling enak untuk kita mencari hiburan ( merefresh ) otak kita dari penatnya kegiatan pekerjaan  yaitu dengan melakukan pendakian di pegunungan yang Asri dan jauh dari keramaian, Apalagi kita ditemani dengan teman-teman kita yang turut meramaikan Perjalanan Ini.

gunung Penanggungan ini adalah gunung  yang terletak di daerah Pandaan, perbatasan Mojokerto Surabaya, kali ini kita akan membahasnya pada saat kita melakukan pendakian melalui jalur via Jolotundo. 

https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Penanggungan

Jolotundo sendiri merupakan tempat pemandian para raja-raja Majapahit zaman dulu, di dalam trek ini sangatlah menarik dikarenakan kita nanti akan paling enggak memarkir sepeda kita itu di pemandian Jolotundo, sebelum kita mendaki Kita juga bisa berendam dan  berenang di Jolotundo sangatlah segar. Dan jangan lupa kita mengisi perbekalan air, sebagai bekal nanti di atas sana, karena tidak akan ada sumber air lagi diatas sana.

Sebelum kalian memulai perjalanan alangkah baiknya untuk kalian berdoa bersama terlebih dahulu untuk segala keselamatan baik menuju tujuan maupun nanti pulangnya.  di Jolotundo sendiri jika anda capek dalam perjalanan Anda bisa terlebih dahulu beristirahat di pos-pos Pendopo yang telah disediakan, ketika anda melakukan perjalanan lewat via Jolotundo anda nanti akan disuguhkan dengan banyaknya peninggalan-peninggalan situs dari Candi dari Mojopahit, disinilah letak Sisi menariknya jika kita mendaki gunung Penanggungan via Jolotundo, Selain Kita bisa menikmati hijaunya alam, Kita juga bisa  mempelajari peninggalan-peninggalan candi yang ada di perjalanan ke gunung Penanggungan. Yang nantinya kita bisa temui sekitar 4 candi didalam perjalanan ini

Untuk persewaan alat – alat outdoor, anda bisa klik tombol dibawah ini untuk langsung bisa WA cs kami

yang pertama kita nanti setelah perjalanan kita akan menemui Candi bayi, Disini kita akan menemukan situs peninggalan candi yg sudah agak hancur ya  namun kebanyakan banyak sesajennya untuk orang-orang yang semedi di sana, nyari nomor togel mungkin hehehe Jangan ditiru ya teman-teman.

setelah kita melewati Candi bagi kita akan   tumpukan batu Candi,  itu namanya Candi Putri, kalau disini kita bisa lihat masih berbentuk Candi ya daripada yang di Candi bayi tadi, Nanti kita lanjut lagi perjalanan lalu kita akan menemui Candi lagi yaitu candi gentong, di sini yang menariknya ada sebuah gentong di situ ada uangnya. Entah untuk apa tapi orang-orang menaruh uang uangnya di dalam gentong tersebut mungkin buat tabungan akhirat hahaha. yuk kita lanjut lagi

candi gentong

 setelah beberapa saat perjalanan melalui semak-semak yang lumayan tinggi, Kita akan menemukan lagi Candi yaitu namanya Candi Sinta, menariknya Jolotundo itu di sini karena kita bisa ketemu banyak sekali candi peninggalan kerajaan zaman dulu, paling tidak Selain Kita menikmati alam Kita juga bisa mempelajarinya, Setelah beberapa jam perjalanan kita akan sampai di tempat tujuan pertama kita yaitu kawah mati

 disini kita bisa beristirahat dengan santai tidur-tiduran sambil lihat sabana yang terbentang luas, ini beda sekali ya dengan kalau kita lewat di jalur track Pandaan.   karena kalau kita lewat trek jalur Pandaan sabananya itu kita bisa melihat lampu-lampu kota yang ada di bawah kita, namun kalau kita lewat via jalur  Jolotundo  ini, sabananya terbentang luas keren banget pokoknya.

 karena waktu sudah  sudah menginjak sore kita ngecamp di sini, sambil membangun tenda sambil memasak sambil bikin kopi sambil menikmati pemandangan sabana yang indah ini, sungguh nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan.

 sambil bikin api unggun Pada malam harinya,   melihat bintang sambil bercanda dengan kawan kita bertukar pendapat, bertukar visi hidup kemudian hari. sambil menikmati segelas kopi hangat, dan  mie instan.sungguh damai sepi dari keramaian kota membikin tentram jiwa. Namun disini ada banyak rumor yang berkembang, dari ada orang rimba yang kadang nantinya minta makanan ke tenda, ataupun ada anjing gila dan penampakan – penampakan yang pernah terlihat disini.

 sebagai saran untuk segera beristirahat dengan cukup karena nantinya kita akan naik lagi Ke puncaknya untuk mencari sunrise, karena disini sampainya termasuk bagus kita bisa melihat kota Surabaya Mojokerto Malang Pandaan Pasuruan segala arah, paling tidak kita nanti bangun sekitaran jam 4 pagi, lalu nan Naik Ke Puncak paling tidak estimasi waktu sekitar setengah jam, dan jangan lupa membawa kamera yang bagus. karena sangat disayangkan sekali kalau kita tidak membawa kamera yang bagus karena itu untuk kenang-kenangan kita dan bisa kita saksikan di hari tua nanti nya.

 yang unik di sini pada saat kita di puncak di sana itu ada sebuah makam,  kan katanya orang yang yang di sana itu adalah Makam orang yang babat alas di Penanggungan sini. di puncaknya juga jikalau kalian tidak membawa tenda, dan dalam keadaan darurat di sana terdapat Goa Batu yang bisa dijadikan untuk tempat perlindungan sementara. 

  inilah cerita perjalanan mendaki gunung Penanggungan via Jolotundo, Selamat menikmati dan jangan lupa jangan meninggalkan sampah kita di sana, lestarikan alam untuk generasi kita selanjutnya dan selamat menikmati 

Baca selengkapnya di kelilingkota.com